5 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA INGIN MENDAPATKAN YANG KAMU MAU

5 Hal yang Harus Diperhatikan Jika Ingin Menghasilkan Uang dari Hobi- Ada banyak cara untuk mendapatkan uang. Tidak harus bekerja formal dari balik meja kantor. Salah satunya adalah menekuni hobi dengan serius. Mengerjakan sesuatu yang kita senangi tapi mendapatkan uang adalah hal yang paling diinginkan oleh semua orang. Karena kenyataannya masih banyak yang tidak mencintai apa yang dikerjakannya. Meskipun dibayar dengan harga tinggi untuk pekerjaan tersebut. 

Beberapa tahun silam aku mengalami hal tersebut. Bekerja di tempat yang tidak aku sukai. Meskipun cukup puas dengan gaji yang diberikan, tapi merasakan kehampaan. Akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut. Namun, setelah keluar tidak mendapatkan ketenangan karena aku tidak memiliki rencana yang matang ketika memutuskan untuk keluar. 

Ternyata keputusan emosional keluar tanpa perencanaan yang matang tersebut keliru. Dalam acara Funancial yang diadakan oleh Home Credit kemarin, aku mendapat banyak pencerahan. Memang tidak disarankan keluar dari pekerjaan sebelum mempunyai rencana yang jelas. Kemarin juga mendapatkan ilmu tentang bagaimana menjadikan hobi kita menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. DIPA ANDIKA sebagai financial planner sekaligus co-founder Hahaha Corp dengan gamblang menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menghasilkan uang dari hobi.

Aku beruntung bisa ikut talkshow CEO IN THE MAKING: Financial Tips to Transform Your Hobby Into a Businnes yang diadakan oleh Home Credit. Sepanjang acara kita diajak berpikir dengan cara yang menyenangkan tentang keuangan dan bagaimana bisa hobi yang kita jalani menghasilkan uang. Itulah sebabnya dinamakan Funancial. Aku suka dengan langkah Home Credit sebagai perusahaan pembiayaan yang mengedukasi masyarakat tentang mengelola keuangan. Karena berdasarkan survey, 70% masyarakat Indonesia belum paham bagaimana mengelola keuangannya. 

Dalam talkshow yang dikemas dengan banyak banyak tawa,  game dan sesi tanya jawab kemarin, Para Narasumber mengatakan  jika ingin sukses mengelola keuangan, maka peluang bisa mengerjakan pekerjaan sesuai dengan hobi semakin terbuka lebar.  Apapun hobi kalian saat ini, jika ingin menjadikan hobi sebagai penghasilan utama kalian, mulailah melakukan pengelolaan terhadap keuangan kalian. Mengelola keuangan ini adalah juga langkah awal untuk tidak sepenuhnya tergantung dengan penghasilan tetap dari kantor. 

Financial Goals

Setiap orang wajib memiliki Financial Goals agar hidupnya lebih terarah. Financial Goals adalah tujuan hidup yang harus diperjuangkan baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Jadi, Financial Goals ini semacam impian yang mampu menggerakkan hati untuk segera merealisasikannya. Financial goals membantu memetakan apa yang kamu mau. 
galau saat diminta menulis financial goals dan menempelkan di papan belakang

Financial Goals tiap orang berbeda. Jika kamu adalah pekerja kantoran dan financial goals kamu ingin menghasilkan uang dari hobi yang kalian jalani, maka harus membuat rencana yang detail dan berusaha menabung terlebih dahulu agar uangnya cukup untuk memulai   usaha tersebut. Jika tidak demikian, maka ketika gaji terakhir habis, maka terpaksa melamar pekerjaan lagi di tempat lain.

Mencatat Pengeluaran 

Mencatat setiap pengeluaran sekecil apapun memang terdengar merepotkan. Tapi langkah kecil tersebut akan mampu memberi perubahan yang cukup signifikan. DIPA ANDIKA sudah bertahun-tahun selalu mencatat sekecil apapun pengeluarannya. Agar tidak lupa apa saja yang telah kita beli, disarankan langsung mencatat jumlah pengeluaran kita saat itu juga di smart phone. Tidak perlu menunggu malam hari menjelang tidur.

Ada banyak aplikasi yang memudahkan kita mencatat pengeluaran harian. Mencatat pengeluaran mempunyai tujuan agar kita menyadari ke mana saja larinya uang kita. Karena kadang tanpa kita sadari saldo di akhir bulan tiba-tiba kosong sementara kita lupa telah membeli apa saja dengan uang sebanyak itu.

Co-founder Basha Market of Sorts, Christie Erin juga melakukan pencatatan terhadap pengeluaran paling sederhana di perusahaan industri kreatif yang dia dirikan. Setelah menganalisa, ternyata pengeluaran untuk air minum kemasan di kantor Erin cukup besar. Akhirnya sebagai solusi, dia rela mengganti air minum kemasan dengan menyediakan dispenser isi ulang di kantornya demi menghemat pengeluaran berlebihan setiap bulannya. 

Kurangi Pengeluaran Tidak Penting Tapi Rutin 

Ketika sudah mencatat pengeluaran sekecil apapun, maka akan kelihatan ternyata banyak pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu. Tapi kita selama ini rutin melakukannya. Beberapa pengeluaran yang tidak perlu tapi cukup membuat pengeluaran bulanan kita membengkak diantaranya jajan di minimarket setiap hari, beli kopi atau minuman kekinian yang diskonnya menggoda iman,  parkir, rokok, mengambil uang di mesin ATM beda bank. 

Pengeluaran tersebut terlihat sepele tapi jika rutin kita lakukan setiap hari berkali-kali, maka akan mempengaruhi angka pengeluaran bulanan kita. Hal yang bisa kita lakukan adalah belajar lebih bijak untuk  memilih berbelanja di warung tetangga karena selisih harganya lumayan banyak. Mencoba membuat minuman sehat atau kopi di rumah, dan memilih mengambil uang di atm yang tidak ada potongan adminnya. 

Mengubah kebiasaan tersebut akan membantu memperbaiki kondisi keuangan kita. Tentu saja akan berdampak pada jumlah tabungan yang akan digunakan untuk modal usaha menekuni bisnis yang sesuai dengan hobi. Semakin bijak untuk tidak terlalu sering mengeluarkan uang untuk sekadar kopi, boba, atau jajanan ringan lainnya, maka semakin kecil pengeluaran bulanan kita. 

Jangan Takut Untuk Keluar dari Zona Nyaman

Jika financial goals sudah mantap, tabungan sudah cukup, sudah mampu mendisiplinkan diri dengan berbagai pengeluaran yang kurang perlu, maka langkah selanjutnya adalah action. Plan without deadline is nothing. Segala perencanaan yang sudah dibuat akan sia-sia jika kita tidak punya keberanian untuk memulai. 

Pelan-pelan keluar dari zona nyaman untuk kehidupan yang lebih amazing. Memang butuh niat yang kuat serta keberanian. Meninggalkan penghasilan tetap untuk memulai sesuatu yang belum pasti tidak akan bisa dilakukan tanpa dua hal tersebut. Karena nominal yang di dapat setiap bulan bisa saja berbeda.  

Jangan Mudah Menyerah

Saat kita meninggalkan zona nyaman dan memulai menjalankan bisnis yang sesuai dengan hobi kita, biasanya kurang mendapat dukungan dari orang-orang terdekat. Jangan berkecil hati karena sebenarnya mereka hanya butuh pembuktian. Terus berusaha membuktikan kepada orang-orang terdekat bahwa jalan yang kita pilih sudah sesuai dengan kata hati. Pelan tapi pasti berusaha membuktikan jika kita mampu dan menunjukkan hasil dari kerja keras kita. 

Begitu juga dengan untung rugi. Dalam dunia usia itu sudah biasa kondisi bisa naik dan turun. Jangan mudah menyerah. Seperti halnya DIPA dan Erin yang pernah merugi hingga 100juta di awal membangun usahanya. Tapi mereka memilih untuk tetap bergerak mencari solusi dan tidak berpikir untuk menyerah.











35 komentar

  1. Kalau udah yakin, meski rugi akan tetep menatap ke depan dan meneruskan bisnis yang ditekuni ya Mbak? Kalau mikirin untung rugi doang nggak jalan-jalan malahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kalo kayak gitu akan jalan di tempat aja

      Hapus
  2. Hobiku seringkali membuat pengeluaranku jadi banyak. Aku memutuskan untuk membuat hobiku jadi bisnis sekalian. Supaya hobi itu berubah menjadi aktivitas produktif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali, mbak. harusnya memang seperti itu

      Hapus
  3. Bener banget nih, sekarang cari uang gak harus duduk manis di meja kantor. Dengan menekuni hobi insyaallah berpeluang menjadi sumber bisnis bagi kita

    BalasHapus
  4. Aku masih males banget nyatet nih mbak, malah kadang tiba2 kalo diitung2 ternyata bengkak di akhir, ternyata berguna banget klo kita nyatet pengeluaran dan pemasukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mbak. malas banget harus mencatat beli es teh, parkir, dll tapi ternyata penting biar gak bocor pengeluaran ya

      Hapus
  5. Hobi jadi bisnis itu emang impian semua orang yah. Cuma kadang pada asal aja bikin usaha ga pake dipikir. Padahal banyak banget yg harus diperhatikan. Pencerahan banget ini FUNancial

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak. ternyata harus punya rencana yang matang

      Hapus
  6. Kurangi pengeluaran gak penting tapi rutin.. Wih akeh banget aku. Beli es teh jumbo ke Warkop Jemursari aja berapa. Harga es tehnya 6000, parkir 2000 bensine 10 ribu! Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar-benar pengeluaran yang gak penting ya?hahahaha

      Hapus
  7. Kita sudah menghasilkan uang dari hobi kan mbak haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupz, betapa menyenangkannya bisa menjalankan hobi kita sekaligus menghasilkan cukup banyak uang

      Hapus
  8. kurangi pengeluaran tidak penting tapi rutin, nah ini yang agak sulit. Gimana nggak sulit, kalo tiap hari njajan: es teler, bakso, pentol, takoyaki, tahu campur, dll

    BalasHapus
  9. sama mbak, aku juga masih belajar semoga konsisten

    BalasHapus
  10. Aku nih, udah gak nyatet, jajannya kopi sama boba. Tau2 tanggal belasan duit dah abis. Haduh. Mesti blajar banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama, belum akhir bulan tapi dompet sudah nipis

      Hapus
  11. wah bermanfaat sekali tips nya bu, jadi gasabar pengen jadi pengusaha aja haha

    BalasHapus
  12. Bener bener.. dikatakan FUNancial karena memang semua acara dr awal sampai akhir, rasanya fun sekali. Ngga ada kata mendekte atau terbebani. Semua seolah enjoy ajah ikutan acara ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak. gak tegang meskipun ngobrolin tentang keuangan

      Hapus
  13. Aku jadi kepikiran loh mbak, jangan-jangan biaya transfer beda bank ini juga numpuk kalau aku itung-itung 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nih. kalo sekali tidak masalah tapi kalau sering ya tekor

      Hapus
  14. Wah pernah ngalamin sendiri ya mba, emg bener banget tips nya kita harus sdh ada backup plan dan rencana matang mau ngapain selanjutnya sebelum resign

    BalasHapus
  15. Bener juga kata kak christie, kalo emang udah jd karyawan mending gausah sok2an resign kalo konsep berbisnisnya belum matang. Kalo udah siap baru deh hajar bleh buat jd CEO =D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, harus punya rencana yang matang dong

      Hapus
  16. Yang susah itu ngurangin pengeluaran ga penting mbak, apalagi kalo udah ke minimarket bisa beli yang ga penting2

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku sering bocor anggaran karena ke mini market

      Hapus
  17. Hobyku yang suka banget sama makeup bikin kantong jebol mbak . Jadi sekalian aja aku berusaha kreatif . Yang penting happy dan mendatangkan rejeki

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya hobiku juga sama bikin kantong jebol. harus pinter cari peluang hahahaha

      Hapus
  18. Suka bgt sm tukisan kakak. Isinya full bermanfaat

    BalasHapus
  19. Seru ya mba acara kemarin banyak ilmu tentang entrepreneur..Lewat acara kemarin aku jadi ngumpulin kekuatan dan keyakinan mau berbisnis :) mau ngurangin latte factor juga

    BalasHapus