PRUTop dan PRUTop Syariah : Produk Inovatif dari Prudential Indonesia Untuk Perlindungan Kondisi Kritis Tanpa Batasan Jumlah Penyakit

PRUTop dan PRUTop Syariah, Produk Inovatif dari Prudential Indonesia Untuk Perlindungan Kondisi Kritis Tanpa Batasan Jumlah Penyakit - Sehat itu mahal tapi sakit lebih mahal. Ungkapan tersebut ada benarnya. Menjalankan pola hidup sehat dinilai mengeluarkan biaya yang cukup banyak bagi sebagian orang. Karena harga sayur dan buah organik tidak murah. Belum lagi harga bahan makanan lain yang menunjang pola hidup sehat. 

Biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan pola hidup sehat relatif murah bila dibandingkan dengan biaya perawatan saat sakit. Ketika seseorang sakit, tidak hanya biaya perawatan saja yang dibutuhkan. Apalagi jika sakitnya masuk katagori penyakit kritis. Ada banyak biaya lainnya yang menguras tabungan seperti biaya hidup sehari-hari akibat tidak bekerja, biaya pendidikan anak, biaya pelunasan hutang, biaya keluarga yang mendampingi perawatan di rumah sakit. 



Penyakit kritis memang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Penyakit kritis tidak bisa disembuhkan dalam waktu singkat, itu sebabnya memerlukan banyak biaya selama perawatan. Secara global, WHO mengidentifikasikan 68. 000 penyakit kritis. Indonesia tidak luput dari penyakit kritis tersebut. Mulai dari jantung, gagal ginjal, diabetes, kanker, dan masih banyak lagi. Setiap tahun jumlahnya bertambah. 


Ancaman lain adalah Zoonosis.  Hampir 60% penyakit yang disebabkan oleh hewan. Sedangkan 75% penyakit manusia disebabkan oleh mikroba seperti H1N1, HIV, SARS, dan Ebola.  Sementara itu, diperkirakan muncul lima penyakit baru setiap tahunnya. Tiga diantaranya bersumber dari hewan. 

Dokter Candra Wijaya dari Siloam Hospitals  Surabaya mengatakan bahwa penyakit-penyakit kritis tersebut banyak menjangkit usia-usia produktif. Hal ini berbeda zaman dahulu yang didominasi oleh usia lanjut. Gaya hidup tidak sehat, globalisasi, sampai perubahan iklim menjadi penyebabnya. Oleh sebab itu, usia produktif perlu memikirkan  perlindungan  dari penyakit kritis. 

PRU Top dan PRU Top Syariah dari Prudential Indonesia

Perlindungan atau asuransi untuk penyakit kritis selama ini hanya sebatas diagonis jenis penyakit saja. Di Indonesia belum ada asuransi yang memberikan perlindungan menyeluruh. Oleh sebab itu, sebagai bentuk komitmennya hadir selama 25 tahun, ingin menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama, Prudential Indonesia meluncurkan produk inovatif yaitu PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah)

Pada peluncuran PRUTop dan PRUTop Syariah kemarin, Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia mengatakan bahwa PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis. 

Jens Reisch, President Directur Prudential Indonesia saat hadir dalam peluncuran PRUTop dan PRUTop Syariah 15 Januari 2020 mengatakan bahwa di Indonesia nasabah Prudential semakin bertambah jumlahnya setiap tahun. Harapannya perlindungan menyeluruh dari produk baru ini bisa membantu banyak nasabah mendapatkan kehidupan yang tenang sampai akhir hayatnya. Tidak perlu mengeluarkan biaya pengobatan yang cukup banyak pada Rumah Sakit. 



PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan beberapa keunggulan diantaranya : 

  • Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi. 
  • Maksimal uang pertanggungan hingga 5 Milyar.
  • Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup.
  • Perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan.
  • PRUTop dan PRUTop Syariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus merupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit.


Manfaat asuransi PRUTop dan PRUTop Syariah bisa didapat jika memenuhi salah satu kondisi berikut 

  • Tidak bisa melakukan minimum 2 dari 6 kegiatan sehari-hari (mandi, makan, pakai baju)
  • Masuk ICU selama 6 hari berturut-turut 
  • Terapi imunosupresif sistemik selama 6 bulan berturut-turut
  • Dilakukan pembedahan terbuka maupun pembedahan  invasif minimum
  • Mengalami kondisi kritis 



Tidak hanya itu, ketika pada akhirnya  nasabah yang mengalami kondisi kritis meninggal dunia, tetap mendapatkan manfaat asuransi. Jadi, PRUTop dan PRUTop Syariah memberikan manfaat secara menyeluruh mulai dari diagnosa sampai meninggal dunia. Perlindungan komplit yang ditawarkan oleh PRUTop dan PRUTop Syariah ini diharapkan bisa membuat nasabah menjalani hidup dengan tenang sampai ajal menjemput. Tidak perlu khawatir lagi penyakit kritis yang diderita tidak tercover asuransi. Karena asuransi PRUTop dan PRUTop Syariah adalah perlindungan kondisi kritis tanpa batasan jumlah penyakit. 

1 komentar

  1. Kehadiran penyakit kritis seketika membuat kritis dompet. Harga deg-degannya saja sudah bikin spot jantung. Perlu tidak perlu, perlindungan diri sangat penting. Wes piye caranya sedini mungkin waspada


    BalasHapus